Piljatim

Ansor Banser Gelar Sedulur Ngaji

Tuban – Ansor Banser Tuban menggelar acara Sedulur Ngaji pada akhir kegiatan DTD Banser Kabupaten Tuban di Desa Jegulo Soko Kabupaten Tuban. Acara tersebut diikuti kurang lebih 300 orang terdiri dari segenap pengurus serta anggota Ansor dan Banser Kabupaten Tuban, selain itu juga dihadiri para Kyai dan tokoh masyarakat.

Sedulur Ngaji adalah gerakan keagamaan yang diharapkan dapat menembus dan menerabas semua segmen yang masih tertutup. Sedulur Ngaji diisi dengan khataman,  istigoshah dan membaca shalawat nariyah 4444 dan dipimpin oleh KH. Akhmat yang dikenal sebagai tokoh agama yang disegani.

“Istighosah, membaca shalawat nariyah dan berdo’a bersama adalah tradisi Aswaja NU yang wajib dilestarikan. Dalam tradisi ini ada semangat kebangsaan dan paseduluran. Semua Sedulur Semoga semua makmur, ” ujar M. Harun Prasetyo  Sekertaris Cabang Ansor Kab.Tuban.

Acara tersebut berlangsung dengan khusyu’ dan sebelum berdzikir bancaan-bacaan kalimat thoyyibah terlebih dahulu sambutan dari PC Ansor Tuban yang diwakili oleh M. Harun Prasetyo Sekretaris Cabang Ansor Kabupaten Tuban menyampaikan ucapan terima kasih kepada para Kyai, pengurus dan anggota Ansor dan Banser Kabupaten Tuban dilanjutkan sambutan dari K.H. Akhmat, murid dari KH. Mahfudz Attarmasi sekaligus menyampaikan ijazah dari KH. Kholil Bangkalan.

Sementara anggota Ansor dan Banser sangat antusias dan berharap menjadi berkah tersendiri. Acara diakhiri dengan mendo’akan Gus Ipul Gubernur, Cak Imin Wapres, PKB menang dan Khofifah menjabat menteri lagi. Selain itu juga mendoakan keselamatan bangsa dan negara serta lestarinya ajaran Aswaja dibawah bimbingan para ulama.

Dikonfirmasi terpisah Ketua PC Ansor Kab. Tuban HM. Syafiq Sauqi sangat mendukung acara Sedulur Ngaji sebagai bentuk perjuangan batin khususnya untuk mendoakan Gus Ipul Gubenur, Cak Imin Wapres, Khofifah menteri lagi.

“Semoga kabeh sedulur kabeh makmur,” Ujar Ketua PC Ansor Kabupaten Tuban. (GustiKabTuban)

2 thoughts on “Ansor Banser Gelar Sedulur Ngaji”

  1. Istighosah, membaca shalawat nariyah dan berdo’a bersama adalah tradisi Aswaja NU yang wajib dilestarikan. Dalam tradisi ini ada semangat kebangsaan dan paseduluran. Salam Kabeh Sedulur Semoga semua makmur di bawah pemerintahan Gus Ipul sebagai gubernur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *