Piljatim

Gema Sedulur Ngaji Di Pacitan

Pacitan – Hiruk pikuk panasnya kontestasi politik Jawa Timur turut dirasakan pula oleh kaum santri di Kabupaten Pacitan. Masyarakat dan para santri menggelar kegiatan sedulur ngaji untuk berdoa agar Jawa Timur tetap adem ayem tanpa ada perpecahan karna pemilihan kepala daerah.

Kegiatan yang rencananya akan diselenggarakan di seluruh kecamatan sekabupaten Pacitan tersebut dilaunching di Perguruan Islam Pondok Wates Pacitan pada sabtu, 10 maret 2018. Diikuti oleh ratusan santri dan masyarakat dari berbagai perwakilan kecamatan dan hadir pula pengasuh Perguruan Islam Pondok Wates KH Asmuni.

Agus Misni, koordinator gerakan sedulur ngaji mengatakan bahwa kontestasi politik pemilihan gubernur ini harus dijalankan dengan santun dan penuh paseduluran agar tidak meninggalkan perpecahan.

“Khususnya warga NU harus tetep bersatu, dan sebagai kader NU mari kita dukung calon yang dihasilkan dari jumhur ulama Jawa Timur” ucap Agus.

KH Asmuni sebagai pengasuh pondok bangga dengan gerakan yang dimotori oleh kader-kader muda NU pacitan ini. Untuk selanjutnya kegiatan ini akan digelar di desa-desa seluruh Kabupaten Pacitan.

“Mudah-mudahan apa yang diinginkan, dikabulkan oleh Allah dan Jawa Timur senantiasa adem ayem tanpa adanya perpecahan,” ungkap KH Asmunj. (mey)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *