Piljatim

PKB Jaring Caleg, PCNU Sambut Baik

BOJONEGORO – Di tengah hiruk pikuk dinamika Pemilihan Bupati-Wakil Bojonegoro, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bojonegoro, Minggu (8/4) me-launching pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) untuk Pemilu Legislatif 2019, di Wapres Cafe Bojonegoro.

Pendaftaran Bacaleg PKB, menurut ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC PKB Bojonegoro, Imam Sholikin, mulai besuk tanggal 9 April 2018 hingga ditutup pada 30 April 2018 mendatang.

Bagi calon pendaftar bisa langsung mendatangi kantor sekretariat DPC PKB Bojinegoto yang berada di Jalan Basuki Rahmat, No. 19, Bojonegoro, pada jam kerja. Dengan persyaratan mengusi formulir, Ijazah terakhir yang telah dilegalisir dan beberapa persyaratan lain yang ditentukan KPU. “Jika mau koordinasi lebih dulu juga bisa,” ujar pria yang juga politisi PKB ini.

Hanya saja, tegas Imam Sholikin, Calon Legislatif yang telah mendaftar di PKB wajib mendukung Calon Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur juga Calon Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro yang diusung PKB dalam Pilkada 2018. “Ini syarat non administratif. Tapi penting,” imbuhnya.

Ketua DPC PKB Bojonegoro, KH. Shohib Shoim menambahkan, PKB sebagian bagian dari NU mengharapkan, seluruh kader potensial Nahdliyin untuk menyalurkan perjuangan politik melalui PKB. “Karena PKB ini anak dari NU. Selain itu kami juga terus meminta nasihat dari NU supaya berjuangan PKB dapat bermanfaat untuk NU dan NKRI,” katanya.

Kiayi yang juga mubaligh handal ini mengungkapkan, DPC PKB Bojonegoro pada Pemilu 2019 mendatang menargetkan perolehan kursi naik menjadi 15 kursi. “Saya kira ini realistis, melihat situasi PKB yang semakin solid,” tandasnya.

Sementara itu, H. Suparno, ST, Sekretaris PCNU Bojonegoro dalam sambutannya mengatakan, PCNU menyambut baik upaya perjuangan PKB, baik dalam Pilbup, Pilgub maupun Pemilu Legislatif mendatang. “PKB ini kan partai yang resmi lahir dari PBNU. Jadi PKB adalah saluran resmi aspirasi politik warga NU. Kami sangat berharap banyak PKB bisa serius berjuang untuk warga NU,” tegas pria yang juga sebagai pengusaha di bumi Angling Dharma ini. (Kim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *