Umum

INBOX Diprotes Para Seniman Rembang

Rembang – Para seniman Rembang Jawa Tengah “muntab” gara-gara sebuah acara musik televisi swasta nasional yang disiarkan langsung mengganggu kirab pataka Kartini. Mereka menuding dam menyesalkan pihak penyelenggara yang menghadirkan acara televisi berbiaya mahal tapi malah merusak kekhidmahan ritual kirab pataka Kartini.

Lontaran kritik keras tersebut datang dari dalang kondang Rembang, Sigit Ariyanto gara-gara siaran live acara musik televisi swasta nasional menjadikan kirab pataka Kartini mundur dari jadwal yang sudah ditentukan. Dan yang paling menjengkelkan acara kirab pataka Kartini sudah dimundurkan dari jadwal semula juga tidak mendapatkan slot liputan live.

“Rusaaakkk: acara Kirab Pataka Kartini masuk ke Museum mundur gara2 ngenteni (menunggu) acara INBOX. Gek ora katut diliput live SCTV, ” ujar dalang Sigit Ariyanto.

Pernyataan keras dalang Sigit Ariyanto tersebut langsung disambar seniman lain, Allief Zam Billah yang menyerukan warga Rembang tidak tinggal diam dan melakukan perlawanan agar panitia penyelenggara tidak melakukan kesalahan yang berulangkali terjadi seperti tahun sebelumnya.

“Satu satunya peristiwa dalam GEMA KARTINI yang memiliki ruh kuat…  dan getaran dahsyat adalah KIRAB PATAKA. Perjalanan Pataka menuju Makam Sang Ayu lalu kembali ke pendapa meniti kisahnya sendiri. lalu buat apa kalian mahal mahal bayar INBOX jika justru merusak ritualmu…!!!” kata Allief Zam Billah.

Protes itu tak berhenti dan mendatangkan dukungan dari seniman lukis asal Kecamatan Sluke Kabupaten Rembang, Abdul Chamim yang menyesalkan acara Kartinian di Rembang makin kesini tidak menghargai nilai sejarah perjuangan Kartini sebagai sosok pejuang emansipasi wanita. Sosok Kartini bukan jasad yang terbaring dan menjad barang komoditi oleh laku kapitalisme.

“Terakhir di acara sebelum wayang tadi malam di gelar, aku sempat menangis, namun masih aku tahan sebab, kecengengan akan menambah beban luka. Sampai aku nulis koment ini, tangisan itu tak terbendungkan. Aku…..hanya mampu mengatakan, “Aku bukan jasad yang terbaring sebagai barang KOMODITI belaka,” kata Abdul Chamim.

Protes keras diantara para seniman Rembang tersebut belum mendapatkan tanggapan dari pihak penyelenggara. Mereka para seniman Rembang berharap pada tahun-tahun mendatang agar penyelenggara dan panitia peringatan Hari Kartini lebih mempunyai persiapan dalam event agar mematangkan berfikir soal sosok Kartini yang menjadi kebanggaan warga Rembang. (Rey)

 

3 thoughts on “INBOX Diprotes Para Seniman Rembang”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *